|
Kami Anak Indonesia, Jujur, Berakhlak Mulia, Cerdas dan Berprestasi
 Dinas Dikpora DIY - Rangkaian kata tersebut adalah tema yang diusung dalam acara Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2010 di DIY, tepatnya 24 Juli 2010 di Bangsal Kepatihan Yogyakarta. Acara yang diikuti oleh 3000 anak dari perwakilan Anjal dan siswa-siswi PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, MI, MTs serta MA di seluruh DIY ini, dimeriahkan dengan penampilan pentas seni siswa-siswi berprestasi dari berbagai latar belakang pendidikan dan kehidupan.
Acara Pentas Seni dalam Puncak Peringatan HAN 2010 di DIY telah dimulai sejak pukul 07.30 pagi. Tampil di urutan pertama, adalah penampilan Senam Sehat Gembira PAUD se-Propinsi DIY. Lebih dari 100 anak PAUD bersenam ria dengan menirukan instruktur yang berada di depan. Sesekali mereka melakukan kesalahan gerak, namun dengan kelucuan dan kepolosan mereka, mereka segera kembali membenarkan gerakan mereka, menyesuaikan irama musik dan gerakan yang dicontohkan oleh para instruktur. Anak-anak PAUD kembali beraksi dengan menampilkan drumband selayaknya orang dewasa, diantaranya adalah dari KB Fathimah Bantul, PAUD An-Nuur Sleman dan KB Menur Nglaran Gedangsari, Gunungkidul.
Penampilan selanjutnya berturut-turut adalah dari Sekolah Bakat Istimewa Pleret Bantul binaan PLB Dikdas Dinas Dikpora DIY yang menampilkan band anak, dengan membawakan lagu “Kepompong” dan “Indonesia Jaya”. Para siswa tuna grahita dari SLB N Pembina Yogyakarta tidak mau ketinggalan untuk ikut bersuka cita dalam acara ini. Mereka membawakan tari golek kayu, dengan gerakan lenggak lenggok namun kaku ala kayu. Serta penampilan Dimas, Kris, Agus dkk yang merupakan anak jalanan berprestasi yang mampu menampilkan keindahan bermusik dalam lagu berjudul “jangan menyerah” dan “aku bukan pengemis”.
Pada pukul 09.00 pagi, acara pentas seni dihentikan sejenak untuk mengikuti acara seremonial pembukaan Peringatan Hari Anak Nasional 2010 di DIY. Dalam acara seremonial ini, Kepala Dinas Dikpora DIY, Prof. Suwarsih Madya, Ph.D memberikan sambutan awal. Beliau menerangkan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk meningkatkan komitmen semua pihak dan menyebarkan informasi tentang hak-hak anak yang harus diperhatikan. “Utamanya adalah hak untuk memperoleh pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan”, ujar Beliau. Lebih lanjut Beliau menyebutkan bahwa acara ini didedikasikan untuk menampilkan puncak hasil belajar siswa dalam bentuk seni.
Sambutan selanjutnya yang sekaligus membuka acara adalah dari Gubernur Provinsi DIY, yang diwakilkan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Taufik Agus R., M.Si. Melalui Taufik, Gubernur menyampaikan bahwa tema HAN kali ini sangat relevan. Yaitu jika kita ingin memperbaiki masa depan kita, tentunya harus didukung dengan generasi yang cerdas, handal dan kompetitif. Belajar adalah cara untuk menggapainya, apalagi didukung dengan karakter jujur dan berakhlak mulia.
“Kalian harus mulai bersikap bijak. Harus mulai bisa memilih dan memilah mana yang paling baik untuk masa depan kalian, untuk bangsa dan negara tercinta. Kalian juga harus menempa diri untuk menggali kreatifitas dan inovasi, karena abad 21 adalah abad kreatifitas”, pesan Beliau di akhir sambutan. Setelah itu, pentas seni pun dilanjutkan hingga pukul 12.00. Salah satu penampilan apik adalah yang dibawakan oleh Seo, siswa berprestasi asal TK Jebukan Baru Bantul, yang belum lama ini menjuarai lomba menyanyi dalam Olimpiade Olahraga dan Seni Nasional. Ia mampu membius peserta yang hadir, dengan suaranya yang besar dan melengking tinggi, padahal badannya masih sangat kecil. Saat ditanya apa cita-citanya kelak, ia pun menjawab singkat. “Pengin jadi artis”, katanya sembari tersenyum malu. (m.tok)
|