|
Persahabatan Bertaraf Internasional
 Dinas Dikpora DIY - Sebagai implementasi dari penandatanganan MoU kemitraan Thailand-Indonesia 5-9 Mei 2010 lalu, maka pada tanggal 30 Juli – 08 Agustus 2010 diadakan program Technical and Vocational Education and Training [TVET] Camp di Thailand, berupa kegiatan Workshop, Kebudayaan, Study Visit pada industri Produk/Jasa yang melibatkan guru dan siswa. Kerjasama antara SEAMOLEC dengan Office of Vocational Education, Ministry of Education Thailand ini mendapat antusiasme positif dari pihak SMK dan sekolah sejenis di Thailand.
TVET Camp adalah program yang diselenggarakan tiap tahun secara bergantian bagi Negara Indonesia dan Thailand. 2010 menjadi awal dimulainya program ini, diikuti total peserta 92 orang dari DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali. Sebanyak 55 orang kandidat dari DIY terdiri dari 12 guru, pendamping dan 43 siswa. Peserta DIY akan berangkat 29 Juli 2010 dengan bus ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Setelah sambutan Kabid Dikmenti Dinas Dikpora DIY, Drs. Alip Sudardjo, M.Pd ketika technical meeting (26/07/10), kali ini giliran Kepala Dinas Prof. Suwarsih Madya, Ph.d, berbagi pengalaman ketika beliau berkesempatan tinggal di negara Seribu Pagoda tersebut. Diantaranya mengenai interaksi antara guru dengan murid yang saling menghormati, beberapa budaya juga memiliki kesamaan identik dengan Indonesia meskipun Budha menjadi agama dominan. Uniknya, peserta DIY diwajibkan menghafal aksara Jawa, menurut Kepala Dinas, kemiripan antara aksara Jawa dan Thailand dapat menjadi sarana kedekatan hubungan kedua pihak, mengingat sejarah kedekatan Kerajaan Mataram dan Thailand yang terjalin di masa lampau yang sama-sama menggunakan bahasa sansekerta.
Pada Kesempatan technical meeting (26/07/10) lalu para peserta sudah dimantapkan dengan properti yang wajib dibawa dan action plan, begitu juga dengan himbauan kemandirian peserta beragama Islam dalam mencari kiblat. Sesampainya di Thailand para peserta akan dibagi menjadi beberapa kelompok, yang kemudian bergabung dengan sekolah mitra masing-masing. Sasaran Kunjungan dan Garis besar program TVET Camp sudah dirancang seperti survey yang telah dilakukan team SEAMOLEC di Thailand (http://www.pendidikan-diy.go.id/?view=baca_berita&id_sub=395).
Pemerintahan di Thailand sempat kacau beberapa bulan yang lalu, untuk itu para peserta disarankan tidak membawa pembicaraan ber-unsur politik selama kunjungan. “Kunjungan bukan tujuan, melainkan sarana untuk mencari wawasan, pengalaman, dan networking” ungkap Suwarsih Madya. Senyum sumringah Triana Purnamawati, Kasi SMK, menyertai pelepasan peserta ketika berjabat tangan. (dita)
|