Bantuan Operasional Sekolah - dikpora.jogjaprov.go.id

Bantuan Operasional Sekolah

Pusat Informasi Seputar BOS (Bantuan Operasional Sekolah Nasional) dan BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) di Daerah Istimewa Yogyakarta

BOS tahun 2017 Proporsi penyaluran dana ke rekening sekolah  tiap triwulan  dari RKUN ke RKUD diatur dengan ketentuan persentase sebagai berikut 
 a. Triwulan I : 20% dari alokasi satu tahun;
 b. Triwulan II : 40% dari alokasi satu tahun;
 c. Triwulan III : 20% dari alokasi satu tahun;
 d. Triwulan IV : 20% dari alokasi satu tahun.

Dari kondisi di atas, sekolah tidak perlu risau ataupun galau jika dana yang masuk ke sekolah tidak sesuai dengan jumlah siswa karena aturanya memang baru 20% dana yang dicairkan dari alokasi total satu tahun.

Berikut ini adalah nominal perhitungan Triwulan I, III, dan IV (proporsi 20% dari alokasi satu tahun), silahkan sekolah menghitung sendiri sesuai jumlah siswanya
SD
Dana BOS = alokasi jumlah siswa x Rp 160.000,-

SMP/SMP Satap 
Dana BOS = alokasi jumlah siswa x Rp 200.000,-

SMA/SMA Satap 
Dana BOS = alokasi jumlah siswa x Rp 280.000

SMK 
Dana BOS = alokasi jumlah siswa x Rp 280.000

SDLB yang berdiri sendiri (tidak menjadi satu dengan SMPLB/ SMALB) 
Dana BOS = alokasi jumlah siswa x Rp 160.000

SMPLB yang berdiri sendiri (tidak menjadi satu dengan SDLB/ SMALB) 
Dana BOS = alokasi jumlah siswa x Rp 200.000,-

SMALB yang berdiri sendiri (tidak menjadi satu dengan SDLB/ SMPLB) 
Dana BOS = alokasi jumlah siswa x Rp 280.000,-

SLB yang memiliki siswa lintas jenjang, atau sekolah luar biasa dengan satu manajemen antara SDLB, dan/atau SMPLB, dan/atau SMALB 
Dana BOS = alokasi jumlah siswa x Rp 280.000

Pada tahun 2017 ini, dana BOS juga diberikan kepada SLB jenjang SMP dan SMA. Tahun sebelumnya untuk SLB yang mendapatkan dana BOS hanya yang berjenjang pendidikan dasar (DIKDAS) saja.

Pengertian BOS
BOS adalah program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pendanaan biaya operasi non personalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana program wajib belajar. Menurut Peraturan Pemerintah No. 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan, biaya non personalia adalah biaya untuk bahan atau peralatan pendidikan habis pakai, dan biaya tak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak dll. Namun demikian, ada beberapa jenis pembiayaan investasi dan personalia yang diperbolehkan dibiayai dengan dana BOS. Secara detail jenis kegiatan yang boleh dibiayai dari dana BOS dibahas pada Bab V pada juknis BOS yang dapat di download.

Tujuan Bantuan Operasional Sekolah

Secara umum program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu, serta berperan dalam mempercepat pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada sekolah-sekolah yang belum memenuhi SPM, dan pencapaian Standar Nasional Pendidikan (SNP) pada sekolah-sekolah yang sudah memenuhi SPM.


Secara khusus program BOS bertujuan untuk:
1. Membebaskan pungutan bagi seluruh peserta didik SD/SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SD-SMP Satap/SMPT negeri terhadap biaya operasi sekolah;
2. Membebaskan pungutan seluruh peserta didik miskin dari seluruh pungutan dalam bentuk apapun, baik di sekolah negeri maupun swasta; 3. Meringankan beban biaya operasi sekolah bagi peserta didik di sekolah swasta


Dasar Peraturan Pelaksanaan BOS 2016.

Perpres No 162 Tahun 2014
Alokasi BOS tiap Provinsi Tahun 2016

Peraturan Menteri Keuangan
Mekanisme penyaluran dana BOS dr RKUN ke RKUD

Peraturan Menteri Dalam Negeri
Mekanisme pengelolaan dana BOS di daerah dan mekanisme penyaluran ke sekolah.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Petunjuk teknis penggunaan dan pertanggungjawaban keuangan dana BOS.

Besaran BOS dan Alokasi Dana Tiap Sekolah

  • *Tingkat SD = Rp 800.000 /siswa/tahun,-
  • *Tingkat SMP = Rp 1.000.000 /siswa/tahun,-

  • Alokasi dana tiap sekolah
    • -Sekolah kecil dengan peserta didik ≤60, dana BOS = 60 x unit cost (kebijakan alokasi minimal bagi sekolah kecil)
    • -Sekolah dengan jumlah peserta didik >60, dana BOS = (jumlah peserta didik) x unit cost

Pengertian BOS
BOS adalah program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pendanaan biaya operasi non personalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana program wajib belajar. Menurut Peraturan Pemerintah No. 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan, biaya non personalia adalah biaya untuk bahan atau peralatan pendidikan habis pakai, dan biaya tak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak dll. Namun demikian, ada beberapa jenis pembiayaan investasi dan personalia yang diperbolehkan dibiayai dengan dana BOS. Secara detail jenis kegiatan yang boleh dibiayai dari dana BOS dibahas pada Bab V pada juknis BOS yang dapat di download.

Tujuan Bantuan Operasional Sekolah

Secara umum program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu, serta berperan dalam mempercepat pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada sekolah-sekolah yang belum memenuhi SPM, dan pencapaian Standar Nasional Pendidikan (SNP) pada sekolah-sekolah yang sudah memenuhi SPM.


Secara khusus program BOS bertujuan untuk:
1. Membebaskan pungutan bagi seluruh peserta didik SD/SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SD-SMP Satap/SMPT negeri terhadap biaya operasi sekolah;
2. Membebaskan pungutan seluruh peserta didik miskin dari seluruh pungutan dalam bentuk apapun, baik di sekolah negeri maupun swasta; 3. Meringankan beban biaya operasi sekolah bagi peserta didik di sekolah swasta


Dasar Peraturan Pelaksanaan BOS 2015.

Perpres No 162 Tahun 2014
Alokasi BOS tiap Provinsi Tahun 2015

Peraturan Menteri Keuangan
Mekanisme penyaluran dana BOS dr RKUN ke RKUD

Peraturan Menteri Dalam Negeri
Mekanisme pengelolaan dana BOS di daerah dan mekanisme penyaluran ke sekolah.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Petunjuk teknis penggunaan dan pertanggungjawaban keuangan dana BOS.

Besaran BOS dan Alokasi Dana Tiap Sekolah

  • *Tingkat SD = Rp 800.000 /siswa/tahun,-
  • *Tingkat SMP = Rp 1.000.000 /siswa/tahun,-

  • Alokasi dana tiap sekolah
    • -Sekolah kecil dengan peserta didik ≤60, dana BOS = 60 x unit cost (kebijakan alokasi minimal bagi sekolah kecil)
    • -Sekolah dengan jumlah peserta didik >60, dana BOS = (jumlah peserta didik) x unit cost

Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang telah dirintis sejak tahun 2005 hingga sekarang merupakan wujud Pemerintah dalam memenuhi amanat Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang mengamanatkan bahwa pemerintah menjamin pelaksanaan pendidikan dasar dengan tanpa memungut biaya.

Menurut PP 48 Tahun 2008 Tentang Pendanaan Pendidikan, biaya non personalia adalah biaya untuk bahan atau peralatan pendidikan habis pakai, dan biaya tak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, konsumsi, pajak dll. Namun demikian, ada beberapa jenis pembiayaan

investasi dan personalia yang diperbolehkan dibiayai dengan dana BOS. Tahun 2014 ini besar dana BOS yang diterima oleh sekolah dibedakan mejadi dua kelompok sekolah, sebagai berikut:

1.Sekolah dengan jumlah peserta didik minimal 80 (SD/SDLB) dan 120 (SMP/SMPLB/Satap)
    a. SD/SDLB : Rp 580.000,-/ peserta didik/tahun
    b. SMP/SMPLB/SMPT/Satap : Rp 710.000,- /peserta didik/tahun

2.Sekolah dengan jumlah peserta didik di bawah 80 (SD/SDLB) dan120 (SMP/SMPLB/Satap)
    a. SD sebesar = 80 x Rp.580.000,-/tahun = Rp 46.400.000,-/tahun
    b. SMP/Satap sebesar = 120 x Rp 710.000,-/tahun = Rp 85.200.000,-/tahun.

Dengan penyaluran dana BOS ini, semua pendidikan dasar wajib menggratiskan para siswa dari pungutan operasional. Selain agar beban orang tua siswa menjadi ringan, BOS diarahkan agar bisa membuat mutu pendidikan menjadi lebih baik. Sekolah yang memungut bayaran dari siswa SD dan SMP akan ditindak tegas dan dihukum berat, sesuai dengan aturan yang berlaku. Ketentuan ini berlaku untuk semua pendidikan dasar.

Karena BOS ini merupaka program startegis, maka saya mohon mendapatkan perhatian dari semua pihak seperti kepala sekolah, guru siswa, orang tua, dewan pendidikan, lembaga pengawasan dan lainnya untuk turut serta mendukung dan mensukseskan program BOS ini.

Sekian
Ketua TIM Menejemen BOS DIY

Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) adalah program bantuan untuk operasional sekolah yang diberikan oleh Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta kepada satuan pendidikan formal jenjang pendidikan menengah yang digunakan untuk melengkapi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat maupun dana operasional dari pemerintah kabupaten/kota. Mulai tahun 2017 kepengurusan Dikmen dialihkan ke Pemerindah Daerah sehingga BOSDA hanya diberikan kepada satuan pendidikan Menengah Swasta di DIY. Sedangkan untuk negeri sudah menggunakan alokasi anggaran dari Pemda DIY



  Informasi Administrasi BOSDA 2016

*Kemungkinan BOSDA DIY jenjang Dikas tahun 2017 tidak ada lagi, untuk jenjang Dikmen masih ada.

*STS pengembalian Dana jika terjadi kelebihan dana harap dilakukan. STS BOSDA secara isian hampir sama dengan isian STS BOSNAS.Silahkan download format STS pada file download seputar BOS disamping.

Pelaporan BOSDA 2016 maksimal 10 januari 2016. Dengan ketentuan warna sampul laporan sebagai berikut:
kota Yogyakarta: warna hijau
kab.Bantul: warna merah
kab.Kulonprogo: warna kuning
Kab.Gunungkidul : warna putih
kab.Sleman : warna biru

*laporan dibuat rangkap 2 berisi laporan penggunaan dana semester I dan II,dan dikumpulkan di Ruang Seksi Data & TI Dinas Dikpora Provinsi DIY (Jl.Cendana 9 Yogyakarta) Telp. 0274-513005
Apa yang terjadi jika tidak mengumpulkan laporan? Jika sekolah tidak mengumpulkan laporan maka BOSDA triwulan 1 tahun 2016 diberhentikan (diblok) pengambilanya sementara sampai sekolah bersedia/mengumpul laporan pada tahun sebelumnya.

  Informasi Seputar BOS

1. Sekolah dapat mulai mencairkan dan menggunakan dana tersebut sesuai dengan pedoman yang berlaku setelah dana masuk ke rekening sekolah.

2. Dengan lancarnya penyaluran dana BOS ini diharapkan dapat membantu sekolah dalam penyelenggaraan operasional sekolah.

3. Apabila dana BOS yang diterima terjadi selisih lebih atau kurang dari jumlah siswa yang seharusnya diterima, maka pihak sekolah segera melapor ke TIM BOS DIY di Jl. Cendana 9 Yogyakarta, atau Telpon. 513005 Fax. 513132. email: bos_diy@yahoo.co.id

4. Kekurangan atau kelebihan dana BOS yang seharusnya diterima akan dikompensasikan pada penyaluran berikutnya.

5. Alokasi BOS tiap sekolah di tiap triwulan didasarkan data Dapodik dengan ketentuan berikut.
  -Triwulan 1 (Januari-Maret) didasarkan pada Dapodik tanggal 30 Nopember ;
  -Triwulan 2 (April-Juni) didasarkan pada Dapodik tanggal 15 Februari
  -Triwulan 3 (Juli-September) didasarkan pada Dapodik tanggal 15 Mei
  -Triwulan 4 (Oktober-Desember) didasarkan pada Dapodik tanggal 21 September 2015

6. Kelebihan salur maka segera dikembalikan ke rekening KAS Daerah Pemba DIY (Kasda DIY) dengan nomor rekening 001.111.000061 dan kode rekening 1.20.1.20.09.00.00.5.1.4.07.01 menggunakan Formulir Surat Tanda Setor (STS) , serta mengirimkan copy STS ke Tim Manajemen BOS DIY (Disdikpora DIY -Jl.cendana 9 Yogyakarta).
Adapun pengembalian kelebihan selambat-lambatnya pada tanggal 31 Oktober


  Download File Umum Seputar BOSDA DIKMEN 2017
--KLIK disini, untuk download juknis BOSDA DIKMEN 2017 . Berisi file PDF



  Download file seputar BOS 2017

--KLIK disini, untuk download juknis BOS 2017 . Berisi file PDF

--KLIK disini, untuk download form STS BOS/BOSDA


  Download file seputar BOS 2016

--KLIK disini, untuk download juknis BOS 2016 (Dikdas,SMA,SMK). Berisi file PDF lengkap dan PPT/Presentasi singkat


  Download file seputar BOSDA 2016

--KLIK disini, untuk download juknis BOSDA 2016 versi lengkap,
    Berisi juknis Bosda Dikdas dan Dikmen 2016 file PDF dan PPT/Presentasi



  Download file seputar BOS 2015

--KLIK disini, untuk download juknis BOS 2015 versi lengkap
--KLIK disini, untuk download juknis BOS 2015 versi presentasi singkat


  Download file seputar BOSDA 2015

--KLIK disini, untuk download juknis BOSDA DIKDAS 2015 versi lengkap
--KLIK disini, untuk download juknis BOSDA DIKDAS 2015 versi presentasi singkat
--KLIK disini, untuk download juknis BOSDA DIKMEN 2015 versi lengkap
--KLIK disini, untuk download juknis BOSDA DIKMEN 2015 versi presentasi singkat


  Download file seputar BOS 2014

-KLIK disini, untuk download
Peraturan Mendikbud No. 101 Tahun 2013 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana BOS 2014


-KLIK disini, untuk download
Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Pedoman Pengelolaan BOS


-KLIK disini, untuk download
Sosialisasi BOS Tahun 2014 (.PPT/Presentasi)


-KLIK disini, untuk download
Alokasi Dana BOS Tahun 2014 Triwulan 1


-KLIK disini, untuk download
Daftar sekolah penerima BOS Triwulan 1 Tahun 2014


  Download file seputar BOSDA 2014

-KLIK disini, untuk download form STS BOS/BOSDA

-- KLIK disini, untuk download
Juknis BOSDA Tahun 2014 Pendidikan Dasar (PPT/Presentasi file)


- KLIK disini, untuk download
Juknis BOSDA Tahun 2014 Pendidikan Dasar (PDF)


-KLIK disini, untuk download
Juknis BOSDA Tahun 2014 Pendidikan Menengah (PPT/Presentasi file)


-KLIK disini, untuk download
Juknis BOSDA Tahun 2014 Pendidikan Menengah (PDF)

Kembali ke atas

Halaman ini dikunjungi 17420 kali. | Bagikan tautan :

Komentar anda tentang BOS

KONTAK TIM BOS DIY

Ingin konsultasi seputar penggunaan dana BOS atau BOSDA? Jangan segan menghubungi kami.
Kami siap membantu.
Telp : (0274) 513005
Email : bos_diy@yahoo.co.id
YM BOS :
YM BOSDA :
Kantor : Jl.Cendana No.9 Yogyakarta (DIKPORA DIY)
PENGUMUMAN BARU
LINK PENTING: BSE - Lembaga Pusat - Lembaga Daerah - Link UPTD - Budaya Baca - Konten Pendidikan - NUPTK - NISN - NPSN - Seksi DIKTI - BAN SM

Kantor : Jl.Cendana 9 Yogyakarta Kode Pos : 55166 Telepon : (0274) 541322 Fax : 513132 Email : dikpora@jogjaprov.go.id
Dinas Pendidikan, Pemuda, & Olahraga
Daerah Istimewa Yogyakarta.

www.dikpora.jogjaprov.go.id
Copyright © 2014 .Hak cipta dilindungi undang-undang.
Web themes by watulintang.com