Pendidikan Agama Berbasis Afeksi Tingkat Kota Diresmikan - dikpora.jogjaprov.go.id

Pendidikan Agama Berbasis Afeksi Tingkat Kota Diresmikan

DETAIL BERITA 20 Agustus 2011 09:08 WIB,   Jurnalis: dt,   Dibaca : 4107kali
  Foto : Herry Zudianto meresmikan pendidikan agama berbasis afeksi dengan menekan tombol sirine  
Share :

Dinas Dikpora Prov. DIY - Degradasi akhlak pelajar yang ditonjolkan lewat gangster, tawuran, coretan pilox (vandalisme) mendesak walikota Yogya Herry Zudianto dan Kadinas Kota memikirkan solusi untuk mengatasi persoalan itu. Disamping pendidikan karakter, kini pendidikan agama berbasis afeksi  mulai diterapkan di sejumlah sekolah kota setelah peresmian di SMAN 5 Yk Jumat (19/08) siang.

Menanggapi keluhan dari masyarakat dan pendidik yang menginginkan terintegrasinya nilai keagamaan agar terwujudnya generasi dambaan, maka Herry telah mencoba sistem afektif agama pada tiga sekolah, SMAN 5 Yk, SMPN 9 Yk, dan SD Giwangan. Memasuki tahun keempat, rencana pengembangan sekolah tersebut meluas, penerapan selanjutnya di SMAN 3 Yk, SMAN 8 Yk, SMPN 8 Yk, SMPN 10 Yk dan SD Glagah mulai diterapkan tahun 2011 ini.

Faktor utama terselenggarakannya pendidikan agama berbasis afeksi ini adalah peran serta masyarakat, berikut disampaikan Kadinas Pendidikan Kota, Edy Heri Suasana, "Sistem penilaiannya seperti portofolio, kaitannya dengan penentu akhlak di UN maka siswa dilibatkan aktif pada kegiatan keagamaan masyarakat, dari orang tua, RT".

Penerapan sistem ini mencakup seluruh agama, "Kalau di SMAN 5 kan sudah ada membaca Quran tiap pagi, barangkali nanti yang umat nasrani ada kajian injil. Termasuk mengajak siswa ke panti asuhan, panti jompo yang otomatis berkesinambungan dengan pendidikan karakter, membangun insan religius dan anti kekerasan" lanjutnya.

Herry Zudianto yang terlambat datang lantaran usai dilantik JK menjadi ketua PMI DIY tersebut sempat khawatir ketika usia jabatannya sebagai walikota tinggal 4 bulan lagi, "Saya ingin program ini tidak seperti bayi yang baru lahir langsung mati karena regulasi baru, tapi tumbuh menjadi manusia sempurna. Maka harapan saya pada kepala pelayan masyarakat selanjutnya sanggup mempertahankan sesuai dengan rencana pemantapan program th.2012-2016" tangkasnya.

Beliau terisnpirasi negara Korea yang pada tahun 70an kondisinya mirip Indonesia saat ini namun dengan rentang waktu 35 tahun Korea mampu menjadi salah satu negara berpengaruh. Sementara dengan usia 66 tahun kemerdekaan Indonesia, Herry masih melihat kurangnya peranan orang Islam sendiri sebagai mayoritas penduduk, "Contoh kecilnya saja ajaran Kebersihan sebagian dari Iman, terus terang saya jarang menemukan penerapan yang demikian. Konsep di Korea itu mirip Islam, berjamaah, sederhananya seperti sholat, ketika dipimpin imam para makmum wajib menaati. Maka saya rasa keterlibatan afeksi agama patut dicoba".

Penerapan pendidikan Agama berbasis Afeksi diyakini tidak akan berakhir pada radikalisme tapi justru terciptanya penghargaan antar beragama. Hubungan ini digambarkan Herry lewat gerakan shalat, diawali dengan Allahuakbar dan diakhiri dengan Assalamualaikum makna itu sama dengan konsep Pancasila pada butir pertama "Ketuhanan yang Maha Esa" dan sila terakhir "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia".

Pada peresmian tersebut, hadir pula wakil dari Disdikpora Prov, Kemenag Provinsi dan Kota, Kelurahan, Kecamatan, Kepala sekolah dan Pemuka agama. Di akhir acara beberapa kandidat diberi buku panduan dan instrumen sistem, serta mengikrarkan janji.

Tahapan pendidikan Agama berbasis Afeksi dimulai dari tahun 2008 hingga 2010 meliputi workshop, pengembangan silabus, evaluasi. Pada tahun 2011 mulai diresmikan setelah bekerjasama dengan pihak UIN dalam penilaian. Berikutnya hingga tahun 2016 merupakan pemantapan program. (dt)


Berita Terkait

Berita Lain


Komentar Berita

Kembali ke atas


PENGUMUMAN BARU
LINK PENTING: BSE - Lembaga Pusat - Lembaga Daerah - Link UPTD - Budaya Baca - Konten Pendidikan - NUPTK - NISN - NPSN - Seksi DIKTI - BAN SM

Kantor : Jl.Cendana 9 Yogyakarta Kode Pos : 55166 Telepon : (0274) 541322 Fax : 513132 Email : dikpora@jogjaprov.go.id
Dinas Pendidikan Pemuda & Olahraga
Daerah Istimewa Yogyakarta.

www.dikpora.jogjaprov.go.id
Copyright © 2014 .Hak cipta dilindungi undang-undang.