Sekolah Masuk 5 Hari Atau 6 Hari? Ini Jawaban Kepala Dinas DIKPORA DIY - dikpora.jogjaprov.go.id

Sekolah Masuk 5 Hari Atau 6 Hari? Ini Jawaban Kepala Dinas DIKPORA DIY

DETAIL BERITA 18 Desember 2017 12:12 WIB,   Jurnalis: Galih ,   Dibaca : 1970kali


  Foto :  
Share :

DIKPORA_DIY. “Sekolah bersama komite boleh menentukan sendiri akan menyelenggarakan masuk  5 hari  atau 6 hari, disesuaikan kemampuan masing-masing sekolah”. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas DIKPORA DIY, R. Kadarmanta Baskara Aji dalam sambutanya pada forum MKKS SMA, kemarin siang (4/12/2017).

Ketentuan yang mengatur tentang teknis pelaksanaan 5 hari sekolah sampai saat ini belum ada, baik dalam Perpres maupun Permen. Ketentuan hari sekolah dalam Perpres No. 87 Tahun 2017 diserahkan kepada sekolah masing-masing.

Selanjutnya, setiap sekolah di DIY baik negri maupun swasta  wajib melaporkan kepada Dinas Pendidikan Provinsi terkait kesepakatan akan menyelenggarakan 5 hari atau 6 hari pembelajaran.

Bagi sekolah yang menyelenggarakan 6 hari pembelajaran, Aji berharap agar hari sabtu benar-benar digunakan sebaik mungkin untuk kegiatan belajar mengajar. Jangan sampai dimanfaatkan untuk sekedar hadir presensi di sekolah.

Sedangkan bagi sekolah yang menyelenggarakan 5 hari pembelajaran, Aji berpesan agar sekolah tetap melakukan kontrol terhadap siswa. Jangan sampai hari sabtu disalahgunakan oleh siswa untuk mengganggu sekolah lain yang masuk 6 hari.

Libur hari sabtu sangat berpotensi dimanfaatkan siswa untuk kegiatan yang bersifat hura-hura. Maka dari itu  jangan sampai terjadi. Aji berpesan, “didalam hati mari kita niatkan, 24 jam anak tetap dalam bimbingan kita, membimbing tidak harus tatap muka, bimbingan bisa melalui pemberian aktivitas yang positif kepada anak”i.

Terkait dengan Perpres No.87 tahun 2017 tentang PPK (Penguatan Pendidikan Karakter), nantinya sekolah perlu menambahkan satu kegiatan ektrakurikuler yang bersifat Praktik Pengamalan Pancasila. Bentuk kegiatanya silahkan di atur oleh sekolah masing-masing.

Aji menyampaikan bahwa, “ide gubernur tentang pelaksanaan PPK adalah dengan menugaskan siswa untuk kerja sosial pada hari sabtu”. Misalnya, membersihkan sekolah, pergi ke panti asuhan, membantu korban banjir, dan lain sebagainya”. 

Sekolah yang telah melaksanakan kegiatan PPK diharapkan membuat dokumentasi untuk dilaporkan ke Dinas Pendidikan Provinsi. Ide kegiatan yang bagus akan di sebarluaskan kepada sekolah lain agar dapat diikuti. Aji berharap muncul berbagai macam ide kegiatan yang positif dan kreatif. “Yogyakarta harus menjadi model keberhasilan pendidikan karakter di Indonesia”, tandas Aji dalam sambutanya.


Berita Terkait

Berita Lain


Komentar Berita

Kembali ke atas


PENGUMUMAN BARU
LINK PENTING: BSE - Lembaga Pusat - Lembaga Daerah - Link UPTD - Budaya Baca - Konten Pendidikan - NUPTK - NISN - NPSN - Seksi DIKTI - BAN SM

Kantor : Jl.Cendana 9 Yogyakarta Kode Pos : 55166 Telepon : (0274) 541322 Fax : 513132 Email : dikpora@jogjaprov.go.id
Dinas Pendidikan, Pemuda, & Olahraga
Daerah Istimewa Yogyakarta.

www.pendidikan-diy.go.id
Copyright © 2017 .Hak cipta dilindungi undang-undang.
Web themes by watulintang.com