45 Pengawas Hadiri Workshop Forum Pengawas SMK - dikpora.jogjaprov.go.id

45 Pengawas Hadiri Workshop Forum Pengawas SMK

DETAIL BERITA 27 Juli 2018 08:07 WIB,   Jurnalis: Zakky M ,   Dibaca : 430kali


  Foto : Legiman, M.Pd., narasumber dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) DIY, sedang menyampaikan materi.  
Share :

Workshop Forum Pengawas SMK yang diselenggarakan di Sasana Wiyata Dinas Dikpora DIY dihadiri oleh 45 Pengawas SMK DIY, Jumat (27/07/2018). Kepala Bidang Pendidikan Nor Formal dan Informal (PNFI) Dinas Dikpora DIY, Dra. Mulyati Yuni Pratiwi, membuka acara tersebut mewakili Kepala Dinas Dikpora DIY, Drs. R. Kadarmanta Baskara Aji, yang berhalangan hadir. Workshop tersebut dilaksanakan untuk pembinaan dan pengembangan mutu SMK di DIY.

Salah satu narasumber dalam acara tersebut ialah dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) DIY, Legiman, M.Pd. Dalam paparannya, Legiman menyampaikan bahwa tugas para pengawas ialah memberi pengawasan dalam pembelajaran di SMK sesuai dengan kurikulum terbaru.  

Para pengawas harus mengontrol para guru di sekolah apakah sudah mengintegrasikan sistem pembelajaran Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), literasi, 4C, dan Higher Order of Thingking Skill (HOTS) atau kah belum.

PPK, menurutnya, bisa diintegrasikan dengan pemaduan kegiatan di dalam dan luar kelas; intrakurikuler dan ekstrakurikuler; pelibatan warga sekolah, keluarga, dan masyarakat; dan berbagai kegiatan yang berorientasi pada pengembangan karakter siswa.

Sedangkang Literasi ialah lebih dari sekedar membaca dan menulis, namun mencakup keterampilan berpikir menggunakan sumber-sumber pengetahuan dalam bentuk cetak, visual, digital, dan auditori. Dalam konteks Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang sudah sering dikampanyekan oleh berbagai pihak maka literasi ialah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas, antara lain; membaca, melihat, menyimak, menulis, dan berbicara.

4C ialah Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation. 4C itulah jenis softskill yang harus terus ditekankan oleh Para Guru kepada para peserta didik untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman, yang manfaatnya jauh lebih penting dari pada sekedar penguasaan hardskill semata.

Selain itu, tambahnya, Para Guru di sekolah juga harus menerapkan sistem pembelajaran HOTS (Higher Order of Thinking Skill), yakni kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif, metakognitif, dan berpikir kreatif yang merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi. HOTS meliputi analisis, evaluasi, dan kreasi. Analisis merupakan kemampuan untuk mengelompokkan sesuatu. Evaluasi ialah kemampuan dalam mengambil keputusan berdasarkan informasi yang didapat. Sedangkan kreasi ialah kemampuan dalam membuat gagasan atau ide.

Selain dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP), hadir juga sebagai narasumber ialah Muhammad Setiadi, S.PT., M.ACC., Irban Bidang Kesra Inpektorat DIY. 


Berita Terkait

Berita Lain


Komentar Berita

Kembali ke atas


PENGUMUMAN BARU
LINK PENTING: BSE - Lembaga Pusat - Lembaga Daerah - Link UPTD - Budaya Baca - Konten Pendidikan - NUPTK - NISN - NPSN - Seksi DIKTI - BAN SM

Kantor : Jl.Cendana 9 Yogyakarta Kode Pos : 55166 Telepon : (0274) 541322 Fax : 513132 Email : dikpora@jogjaprov.go.id
Dinas Pendidikan, Pemuda, & Olahraga
Daerah Istimewa Yogyakarta.

www.pendidikan-diy.go.id
Copyright © 2017 .Hak cipta dilindungi undang-undang.
Web themes by WatulintangMedia