Sri Sultan HB X: O2SN Ajang Unjuk Potensi, Bakat, dan Prestasi Secara Sportif - dikpora.jogjaprov.go.id

Sri Sultan HB X: O2SN Ajang Unjuk Potensi, Bakat, dan Prestasi Secara Sportif

DETAIL BERITA 17 September 2018 05:09 WIB,   Jurnalis: Zakky M ,   Dibaca : 156kali


  Foto : Sri Paduka Pakualam X menerima Piala Bergilir dari Mendikbu, Prof. Dr. Muhajir Effendy, M.A.P.  
Share :

Dalam Pembukaan O2SN XI 2018, Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Pakualam X membacakan naskah sambutan dari Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Sri Sultan menyampaikan, dengan tema Aktualisasi Potensi, Bakat, dan Prestasi Siswa maka dalam setiap cabang olahraga yang dipertandingkan akan selalu diwarnai oleh persaingan untuk mencapai prestasi tertinggi.

“Artinya menjadi ajang untuk unjuk potensi, bakat, dan prestasi siswa yang secara sportif, sehat, dan bersahabat sekaligus momentum untuk kebangkitan prestasi olahraga,” papar Sri Paduka Pakualam X membacakan naskah sambutan Sri Sultan HB X.

Sri Sultan juga mejelaskan, untuk meraih prestasi sesuai motto olimpiade, yakni Citius, Altius, dan Fortius, maka harus juga dilakukan dengan cara-cara yang sportif. “Oleh karena itu, pencapaian prestasi tertinggi, terkuat, tercepat, itu pun juga harus ditujukan untuk menjalin persahabatan sebagai bagian dari pendidikan karakter siswa yang terkait dengan watak bangsa,” terang Sri Sultan HB X seperti dalam naskah yang dibacakan oleh Sri Paduka Pakualam X.

Lebih lanjut, Sultan mengingatkan pentingnya kaitan semangat sportivitas dan pembangunan watak bangsa. “Harapannya adalah jika atlet pelajar kelak menjadi pemimpin harus tetap menajamkan kepekaan hati nurani untuk menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa,” tutur Sri Sultan HB X dalam sambutanya.

Sri Sultan juga mengeaskan pentingnya semangat dan ketekunan untuk meraih pretasi. “Sebab untuk mendulang medali emas, tidak mungkin diraih secara instan. Dimana harus tetap berlatih dengan kesinambungan, serta penuh dengan semangat dan ketekunan,” jelasnya.

Hal itu sudah dibuktikan, kata Sri Sultan, oleh sprinter Lalu Muhammad Zohri di kejuaraan dunia atletik U-20 di Finlandia. “Tantangan lingkungan alam di Lombok yang keras, justru menjadi ajang penempaan pretasinya,” terangnya seperti yang disampaiakan oleh Sri Paduka Pakualam X.

Begitu juga dengan Susi Susanti, Lindswel Kwok, Aries Susanti, Puji Lestari, dan lain sebagainya, yang mereka semua itu lingkungan, budaya, dan keluarganya juga mendukung penuh.

Hal ini, menurutnya, sejalan dengan arah strategi pembangunan olahraga nasional yang menekankan pada sistem pembinaan berbasis sekolah pada pendidikan jasmani dan rohani. “Pembinaan itu harus dilakukan secara berjenjang yang ditempa sejak tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi,” imbuhnya seperti yang dibacakan oleh Sri Paduka Pakualam X didepan para atlet, pendamping, dan ofisial. 

Dalam kesempatan itu, Sri Sultan juga mengingatkan kepada seluruh atlet untuk jangan sombong jika nantinya mendapatkan juara. "Bagi para pemenang memang layak berbangga dan berbesar hati, tetapi jangan tinggi hati lalu menjadi sombong. sebaliknya, bagi yang kalah harus menerima kekalahan itu secara sportif sebagai cambuk untuk bangkit kembali," jelasnya mengingatkan para siswa dari seluruh Indonesia yang bertandang ke DIY.  


Berita Terkait

Berita Lain


Komentar Berita

Kembali ke atas


PENGUMUMAN BARU
LINK PENTING: BSE - Lembaga Pusat - Lembaga Daerah - Link UPTD - Budaya Baca - Konten Pendidikan - NUPTK - NISN - NPSN - Seksi DIKTI - BAN SM

Kantor : Jl.Cendana 9 Yogyakarta Kode Pos : 55166 Telepon : (0274) 541322 Fax : 513132 Email : dikpora@jogjaprov.go.id
Dinas Pendidikan, Pemuda, & Olahraga
Daerah Istimewa Yogyakarta.

www.pendidikan-diy.go.id
Copyright © 2017 .Hak cipta dilindungi undang-undang.
Web themes by WatulintangMedia