Wakili Kepala Dinas Dikpora DIY, Kepala BPO Lepas Kontingen POPWIL III DIY 2018 - dikpora.jogjaprov.go.id

Wakili Kepala Dinas Dikpora DIY, Kepala BPO Lepas Kontingen POPWIL III DIY 2018

DETAIL BERITA 06 November 2018 06:11 WIB,   Jurnalis: Zakky M ,   Dibaca : 129kali


  Foto : Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO), Ir. Edy Wahyudi, M.Pd., memberikan sambutan  
Share :

Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO), Ir. Edy Wahyudi, M.Pd., mewakili Kepala Dinas Dikpora DIY, Drs. R. Kadarmanta Baskara Aji, melepas Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (POPWIL) III 2018 DIY yang berjumlah 262 orang yang terdiri dari Ketua Kontingen 1 orang, Ofisial 20 orang, atlet 216 orang, pelatih 22 orang, dan tim aju 3 orang, bertempat di GOR Amongrogo, Senin (5/11/2018).

POPWIL ini sendiri akan dilaksanakan mulai tanggal 7 s/d 13 November di Solo Jawa Tengah. DIY akan bersaing dengan Provinsi Bali, Jawa Tengah, Banten, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara.

Sementara pemberangkatan kontingen akan dibagi menjadi  4 kloter. Yang pertama pada tanggal 5 november, yakni Tim Aju. Pada tanggal 7 November, semua cabang olahraga beserta ofisial. Pada tanggal 9 November, pendamping pertama, dan pada tanggal 10 November pendamping kedua.

Dalam sambutannya, Kepala BPO, Ir. Edy Wahyudi, M.Pd., mengucapkan selamat kepada para atlet yang telah lolos seleksi sehingga bisa mewakili DIY di ajang Popwil III 2018. “Dengan masukanya kalian di Tim POPWIL DIY ini kalian sudah terpilih menjadi yang terbaik diantara yang terbaik untuk mewakili DIY,” tutur Edy disambut tepuk tangan gemuruh dari parat atlet.

Seperti diketahui, atlet yang dikirim ke POPWIL ini adalah para pemenang dari Pekan Olaharga Pelajar Daerah (POPDA) DIY 2018 yang diselenggarakan mulai tanggal 19 s/d 22 Maret 2018 lalu. Sementara untuk pemenang POPWIL nantinya akan dikirim ke POPNAS 2019 yang akan diselenggarakan di Papua. 

Dalam POPWIL tersebut hanya mempertandingkan 8 cabang olahraga, yakni; Bola Voli, Bola Basket, Sepak Bola, Sepak Takraw, Pencak Silat, Tenis Meja, dan Tenis Lapangan. Sementara untuk cabang olahraga lain langsung dipertandingkan di POPNAS, karena POPWIL hanya bertujuan untuk mengurangi pertandingan yang ada di POPNAS.

Menurut Edy, pelaksanaan POPWIL ini bisa menjadi kunci kesuksesan di masa depan untuk para atlet karena dari segi kemampuan, kesehatan, dan mental sudah teruji, serta dari segi usia masih sangat muda. Edy memberikan contoh bagaimana seorang atlet yang beprestasi bisa dengan mudahnya diangkat menjadi seorang PNS tanpa harus berjubel antri untuk mengikuti seleksi.

“Saat ini di sebelah timur kita ini masih berlangsung tes CPNS. Hanya dibutuhkan beberapa orang saja tapi yang mendaftar 36.000 orang. Di saat yang sama tanpa harus tes, senior-senior kalian kemarin yang mengikuti pertandingan olahraga tingkat Asia, yakni Asian Games, yang dari DIY ada 4 orang. pertama, ada Mbak Fitria peraih emas panjat tebing, ada Mas Candra perak  dan Mas Gilang perunggu di Voli Pasir, lalu ada Ryan di Bulu tangkis. Mereka semua sangat mudah sekali pemberkasan menjadi PNS tidak harus berjubel seperti sekarang ini,” tuturnya memberi motivasi kepada para atlet pelajar dengan mengambil contoh para peserta CPNS yang mengikuti seleksi di gedung KONI DIY, Timur GOR Amongrogo.

Selain itu, menurutnya, dari segi akademis, atlet-atlet yang berhasil mengikut POPWIL, POPNAS, dan even-even olahraga lain, bisa dengan mudah diterima di Universitas-Universitas ternama. “Kemarin saya bangga sekali anak-anak yang melalui jalur prestasi olahraga banyak yang diterima di UNY, banyak yang diterima di UGM, dan Perguruan Tinggi Negeri yang lainya,” imbuhnya memberi semangat kepada para atlet.

Edy juga berpesan kepada para orang tua atlet untuk selalu menjaga dan mengawasi putra-putrinya sebgai aset emas DIY. “Satu contoh dalam kita berkendara di jalan umum, tolong hati-hati. Tangan kalian adalah emas bagi kami. Yang sepak takraw, kepala sama kaki itu emas kami. Demikian juga semuanya. Tolong itu dijaga betul. Jangan sampai perjuangan kita selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun itu menjadi sia-sia karena keteledoran kita. Kita sudah hati-hati saja, orang lain ceroboh, kita yang bahaya. Makanya sekarang kita harap agar lapang dada, dan mengalah saja kalau di jalan,” harapnya kepada para orang tua dan atlet yang hadir di GOR Amongrogo tersebut. 


Berita Terkait

Berita Lain


Komentar Berita

Kembali ke atas


PENGUMUMAN BARU
LINK PENTING: BSE - Lembaga Pusat - Lembaga Daerah - Link UPTD - Budaya Baca - Konten Pendidikan - NUPTK - NISN - NPSN - Seksi DIKTI - BAN SM

Kantor : Jl.Cendana 9 Yogyakarta Kode Pos : 55166 Telepon : (0274) 541322 Fax : 513132 Email : dikpora@jogjaprov.go.id
Dinas Pendidikan, Pemuda, & Olahraga
Daerah Istimewa Yogyakarta.

www.pendidikan-diy.go.id
Copyright © 2017 .Hak cipta dilindungi undang-undang.
Web themes by WatulintangMedia